Ramah Tamah Dengan PGRI, RAS Minta Para Guru Ubah Cara Mengajar Menjadi Pembelajaran Multi-Stimulan

authorAdministrator date06 Desember 2019 comments738 Dilihat

Usai senam pagi dan ngopi bareng Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Banjit di Lapangan Merdeka Kampung Argomulyo, selanjutnya Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M bersama kepala dan unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Satuan Polisi Pamong Praja, Bagian Humas dan Protokol serta Pimpinan Kecamatan Blambangan Umpu menghadiri Ramah Tamah bersama PGRI Cabang Kecamatan Blambangan Umpu, Kecamatan Kasui dan Kecamatan Rebang Tangkas di SD Negeri 01 Sidoarjo, Jum’at (06/12/2019).

Menyampaikan sambutannya, Bupati Adipati meengatakan bahwa PGRI tidak terlepas dari sebuah figur tenaga pendidik yaitu guru. Adipati berharap kepada seluruh jajaran Lembaga Kependidikan utamanya para tenaga pendidik agar selalu meningkatkan peran strategis yang selalu siap membangun karakter anak Bangsa.

 

“Saya juga berharap kepada Lembaga Kependidikan atau PGRI untuk bida merumuskan secara komperhensif bagaimana agar bisa mencetak guru-guru yang tidak hanya menjadai pengajar saja, nemun diharapkan guru juga mampu menjadi seorang pendidik yang peduli terhadap pendidikan serta Lembaga Kependidikan mampu memotivasi kepada para guru agar dapat menjalankan tugasnya secara disiplin, bertanggungjawab dan lebih amanah”, ujar Bupati Adipati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati muda Inisiator Kabupaten Layak Anak itu juga menyampaikan khususnya kepada para tenaga pendidik utamanya profesi guru dituntur untuk bisa mengimplementasikan sistem kurikulum yang terbaru sesuai dengan perkembangannya, karena kurikulum merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam menyelenggarakan siste pembelajaran baik di tingkat Pendidikan bawah sampai dengan Perguruan Tinggi sehingga penerapan dan pemberlakuan suatu Kurikulum dalam dunia pendidikan akan berdampak luas bagi para anak didik termasuk bagi masyarakat.

 

“Kepada semua jajaran tenaga pengajar diharapkan dapat menempatkan diri sebagai seorang pendidik atau guru yang memiliki jiwa sabar, telaten, tekun dan memiliki jiwa ikhlas dan penuh perjuangan. Mengingat saat ini sarana komunikasi dan informasi mengalami kemajuan yang pesar. Para guru sulit bersaing dengan mesin yang jauh lebih cerdas, lebih cepat dan lebih efektif dalam pencarian informasi dan pengetahuan untuk itu para guru perlu mengubah cara mengajar menjadi pembelajaran multi-stimulan agar lebih menyenangkan dan menarik”, lanjutnya.

Dan merespon tantangan di era industri 4.0 saat ini, lanjut Bupati pasangan Wakil Bupati Edward Antony itu, PGRI telah menginisiasi lahirnya PGRI Smart Learning and Character Center yang merupakan pusat pengembangan dan peningkatan kompetensi pofesional dan pengembangan karakter guru sesuai kebutuhan zamannya. Ini sekaligus sebagai penanda datangnya era baru, guru-guru muda milenial yang menjadi anggota baru PGRI.

 

Diketahui, pada acara Ramah Tamah tersebut juga dilakukan penyerahan bea siswa kepada Pelajar prestassi untuk 3 pelajar SD dan 3 pelajar SMP di Kecamatan Blambangan Umpu, Kecamatan Kasui dan Kecamatan Rebang Tangkas. Selanjutnya penyerahan insentif guru PAUD secara simbolis se-Kabupaten Way Kanan serta penyerahan karya 64 Guru se-Kabupaten Way Kanan berupa Buku Antologi Puisi Guru Way Kanan dengan Judul Glora Cinta Way Kanan.

 

Penulis : Fitria Wulandari

Photo : Ari / Humas Pemda

Tag :